AURAT WANITA DALAM AL-QUR’AN DAN AL-HADITS DAN ANCAMAN BAGI YANG MELANGGARNYA


BERIKUT ADALAH DALIL DALAM AL-QUR’AN DAN AL-HADITS YANG SANGAT TERANG BENDERANG MEWAJIBKAN BAGI MUSLIMAH UNTUK MENUTUP AURATNYA

“Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”[1]

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) nampak dari padanya (wajah dan kedua telapak tangan). dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya) kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita muslimah, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka menghentakkan kaki (atau tangan)nya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kalian kepada Allah wahai orang-orang yang beriman agar kalian beruntung.”[2]

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: أَنَّ أَسْمَاءَ بِنْتَ أَبِي بَكْرٍ دَخَلَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهَا ثِيَابٌ شَامِيَةٌ رِقَاقٌ فَضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلىَ اْلأَرْضِ بِبَصَرِهِ وَقَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتْ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ (رَوَاهُ الْبَيْهَقِيُّ)

Diriwayatkan dari ‘Aisyah: “Bahwasanya ‘Asma binti Abu Bakar masuk ke rumah Rasulullah saw dengan memakai pakaian daerah Syam yang tipis, maka Rasulullah saw memalingkan ke tanah seraya bersabda: “Wahai Asma’, sesungguhnya perempuan itu jika telah baligh tidak pantas menampakkan tubuhnya kecuali ini dan ini, sambil menunjuk telapak tangan dan wajahnya.” (HR. al-Baihaqiy)[3]

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا : [1] قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنـــَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ ،[2]  وَنــِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مَائِلاَتٌ مُمِيْلاَتٌ رُءُوْسُهُنَّ كَأَمْثـــَالِ أَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ ، لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيْحَهَا، وَإِنَّ رِيْحَهَا لَيُوْجَدُ مِنْ كَذَا وَكَذَا. (رَوَاهُ مُسْلِمٌ وَالْبَيْهَقِيُّ وَابْنُ حِبَّانَ)

“Rasulullah saw bersabda: “Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: [1] Malaikat yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirip ekor sapi untuk memukuli sekelompok manusia (berdosa), dan [2] Wanita-wanita yang berpakaian namun (seperti) telanjang dan berjalan berlenggak-lenggok dan kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian (jarak yang sangat jauh).” (HR. Muslim, Baihaqi dan Ibnu Hibban)[4]

 

Semoga Bermanfaat

Foot Note:


[1]     QS. Al-Ahzab/33: 59

[2]     QS. Al-Nur/24: 31

[3]  Ahmad bin al-Husain bin ‘Ali bin Musa Abu Bakr al-Baihaqi, Sunan al-Baihaqi al-Kubra, Makkah al-Mukarramah: Maktabah Dar el-Baz, 1414 H/1994 M, vol. VII, h. 86.

[4]  (a) Muslim bin al-Hajjaj Abu al-Husain al-Qusyairiy al-Nisaburiy, Shahih Muslim, Beirut: Dar Ehya el-Turath el-Islamiy, t.t., vol. III, h. 1680.

     (b) Ahmad bin al-Husain bin ‘Ali bin Musa Abu Bakr al-Baihaqi, Sunan al-Baihaqi al-Kubra, Makkah al-Mukarramah: Maktabah Dar el-Baz, 1414 H/1994 M, vol. II, h. 234.

(c) Muhammad bin Hibban bin Ahmad Abu Hatim al-Tamimiy al-Basatiy, Shahih Ibnu Hibban, Beirut: Mu’assasah al-Risalah, 1414 H/1993 M, cet. II, vol. XVI, h. 501.

About Apriansyah Bintang

Turut mendiskusikan mispersepsi terhadap Islam dengan hikmah dan mau'izhah hasanah. مناقش أي سوء الفهم للإسلام بالحكمة والموعظة الحسنة Also discuss any misperceptions of Islam with wisdom and good advice.

Posted on 8 Mei 2011, in Diskursus Islam and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. Go with a local lender or credit union in your neighborhood or decide to
    open your checking account on-line with key banks such as Wells Fargo,
    Traditional bank of America or maybe Chase.

  2. If you wish for to improve your experience simply
    keep visiting this web site and be updated with the most up-to-date news posted here.

  3. Wonderful, what a webpage it is! This web site provides helpful information to us, keep it up.

Silakan komentar bro...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: