Arsip Blog

K A F I R


Muslim_kafir_munafik

K A F I R

Written by: Apriansyah Bintang

 

BAB I

PENDAHULUAN

Segala puji syukur bagi Allah yang telah menciptakan dan melahirkan saya dalam keadaan muslim dan dalam keluarga muslim dan lingkungan muslim, sehingga dengan hal ini saya sampai detik ini semoga hingga kelak wafat nanti dalam keadaan muslim. Allahumma Amin.

Salawat dan salam semoga dicurahkan kepada kekasih kita nabi kita Rasulullah saw kepada ahlul baitnya dan kepada seluruh para sahabat dan tabi’in serta kepada guru-guru kami para ulama tercinta baik yang masih hidup atau yang sudah terlebih dahulu meninggalkan kita.

Pada kesempatan ini penulis dengan segala kekurangan yang ada mencoba menulis satu hal yang amat berat yang jika ditimbang ukurannya lebih berat dari bumi dan isinya, karena isi dari tulisan “KAFIR” ini tentunya akan berefek kepada orang dan/atau gologan tertentu yang pastinya bisa dimasukkan ke dalam katagori itu. Hal ini sangat berat karena jika penulis salah menuliskan maka bisa jadi penulis sendirilah yang menjadi termasuk golongan kafir.

Oleh sebab itu secara adab dan agar tidak lancang serta agar bisa dimintai pertanggungjawaban di dunia dan akhirat maka ketika berpendapat penulis selalu menuliskan catatan kaki (foot note) agar memudahkan para pembaca merujuk langsung pada referensi yang penulis jadikan rujukan.
Read the rest of this entry

Ketika Ibnu Taimiyah menganjurkan tahlil dan wirid


بسم الله الرحمن الرحيم

majmu'ah al-fatawa

TAHLIL, WIRIDAN, ZIKIR JAMAAH  ADALAH BID’AH, BATHIL, SESAT, KAFIR..!! @$%#^%#!

Kalimat di atas apabila disebutkan oleh orang muslim terhadap muslim yang lain bisa jadi kebatilan, kesesatan, kekafiran tadi berbalik padanya. Karena sangat banyak riwayat shahih hadits nabi Muhammad saw yang menyatakan demikian, silakan lihat ulasan saya mengenai hadits nabi mengenai takfir di sini.

Malam ini saya berdoa kepada Allah semoga tulisan ringkas saya berikut dapat menyadarkan sebagian kalangan muslim yang dengan mudah membid’ahkan, mensesatkan, membatilkan bahkan mengkafirkan orang yang berzikir berjamaah seperti tahlilan, wiridan dan seterusnya.

Ulama panutan mereka yang paling sering mereka kutip pendapatnya adalah Syaikh Ibnu Taimiyah Rahimahullah, namun kebanyakan mereka tidak menyadari (baca: menutup diri) bahwa ternyata ulama junjungan mereka Syaikh Ibnu Taimiyah justru menganjurkan zikir semisal tahlil, wiridan dan seterusnya.

Baiklah agar tidak berpanjang lebar berikut saya akan tuliskan langsung kitab karangan Syaikh Ibnu Taimiyah dan langsung menterjemahkannya ke dalam terjemahan bebas. Mohon maaf apabila ada kesalahan penterjemahan, kritik dan saran adalah cambuk untuk penulis untuk menjadi lebih baik.

Read the rest of this entry

Hati-hati jangan asal sebut kafir….!


Image From: Internet

Banyak saudara-saudara kita yang mudah sekali membid’ahkan, memusyrikkan dan mengkafirkan orang lain, padahal yang mengkafirkan orang Islam dengan seronok padahal dia tidak kafir maka dialah yang kafir. Maka oleh itu berhati-hatilah, MULUTMU HARIMAUMU!

Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: