Arsip Blog

Kesesatan ajaran Syi’ah dalam kitab Ushul al-Kafiy (Post 1)


بسم الله الرحمن الرحيم

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين

A. PENDAHULUAN

Berangkat dari diskusi-diskusi di forum-forum dunia maya baik di facebook, whatsapp dst mengenai kesesatan Wahabi dan Syi’ah penulis mengaggap ada kemubaziran apabila posting penulis tersebut tidak didokumentasikan dengan baik di blog penulis, sebab diskusi-diskusi di facebook/whatsapp dst akan tenggelam seiring dengan postingan-postingan member yang lain dan tentunya amal jariyah penulis akan menghilang seiring dengan tenggelamnya posting tersebut.

Khusus di postingan awal ini penulis akan membedah buku karangan Rohaniawan Syi’ah yang terkenal Muhammad Ya’qub al-Kulainiy dalam bukunya yang terkenal Ushul al-Kafiy.  Namun di sini penulis hanya memaparkan halaman yang dianggap bertentangan dengan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.

Read the rest of this entry

Hukum Membaca/Menyimak Bacaan dengan Mushaf ketika Shalat


BAB I

PENDAHULUAN

 

Segala puji syukur hanya bagi Allah swt dan Shalawat dan Salam hanya bagi Rasulullah saw, para keluarga, sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman.

Bermula dari sebuah status yang penulis posting di facebook:

https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10200624445881026&set=a.1154097860067.2024035.1456305047&type=1&ref=notif&notif_t=like&theater

yang isinya sebagai berikut:

Yang ngerasa wangabi dan siapapun yang hobi ngebid’ah bid’ahin orang lain, ini tarawih pake alQur’an di Android Bidengah gak ya..??!!

Suka ·  · Berhenti Mengikuti Kiriman · Bagikan · Sunting · Promosikan · 4 Agustus

Ketika Ibnu Taimiyah menganjurkan tahlil dan wirid


بسم الله الرحمن الرحيم

majmu'ah al-fatawa

TAHLIL, WIRIDAN, ZIKIR JAMAAH  ADALAH BID’AH, BATHIL, SESAT, KAFIR..!! @$%#^%#!

Kalimat di atas apabila disebutkan oleh orang muslim terhadap muslim yang lain bisa jadi kebatilan, kesesatan, kekafiran tadi berbalik padanya. Karena sangat banyak riwayat shahih hadits nabi Muhammad saw yang menyatakan demikian, silakan lihat ulasan saya mengenai hadits nabi mengenai takfir di sini.

Malam ini saya berdoa kepada Allah semoga tulisan ringkas saya berikut dapat menyadarkan sebagian kalangan muslim yang dengan mudah membid’ahkan, mensesatkan, membatilkan bahkan mengkafirkan orang yang berzikir berjamaah seperti tahlilan, wiridan dan seterusnya.

Ulama panutan mereka yang paling sering mereka kutip pendapatnya adalah Syaikh Ibnu Taimiyah Rahimahullah, namun kebanyakan mereka tidak menyadari (baca: menutup diri) bahwa ternyata ulama junjungan mereka Syaikh Ibnu Taimiyah justru menganjurkan zikir semisal tahlil, wiridan dan seterusnya.

Baiklah agar tidak berpanjang lebar berikut saya akan tuliskan langsung kitab karangan Syaikh Ibnu Taimiyah dan langsung menterjemahkannya ke dalam terjemahan bebas. Mohon maaf apabila ada kesalahan penterjemahan, kritik dan saran adalah cambuk untuk penulis untuk menjadi lebih baik.

Read the rest of this entry

Benarkah al-Albaniy berpendapat bahwa orgasme, onani/masturbasi, ciuman dan memeluk istri itu tidak membatalkan puasa?


Suatu saat saya membaca tautan:

yang isinya saling menghujat antara satu muslim dengan lainnya perihal tulisan al-Albaniy tentang Onani dalam keadaan puasa yang kata sang pembuat status Al-Albaniy berpendapat hal itu tidak membatalkan puasa, maka saya tergerak menengahi dan menulis langsung detil kitabnya agar mereka menilai sendiri, apa benar al-Albaniy mengatakan orgasme, onani/masturbasi, ciuman dan memeluk istri tidak membatalkan puasa.

Maaf, sebelumnya:

1. Saya bukan Wahabi, Syi’ah dan tetek bengek pengikut aliran sesat lainnya dan na’udzu billah menjadi pengikut mereka. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: